Kamis, 02 April 2015

Diposting oleh Unknown di 06.24
Tangis yang mengiringi luka pada hatinya membuatku ikut meneteskan airmata .

Pilu dalam hati tak dapat ia lukisan dengan apapun . Sempat ia menanyakan apakah ia  masih pantas hidup didunia .
Hatiku pilu mendengar kata-kata itu . Air mata yang sempat aku tahan pada mulanya , tiba-tiba mengalir dengan derasnya .
Sungguh perlakuan yang sunguh tak adil .
Kehidupan yang berputar membawa Adera menjadi seorang wanita yang kuat .
Dia sudah terbiasa sabar dan kuat menghadapi perlakuan sang ayah . Baginya ayah adalah sosok yang terkadang menjadi malaikat . Namun disisi lain terkadang juga sebagai monster dalam hidupnya .
Tak tau hal apa yang membuat Adera harus merasakan kehidupan yang terkadang menyakitkan batinya ini .


0 komentar:

Posting Komentar

 

lorensatresna Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos